Beranda Berita Dini Hari, Bupati Pandeglang Turun Langsung Ikut Evakuasi Korban Tsunami

Dini Hari, Bupati Pandeglang Turun Langsung Ikut Evakuasi Korban Tsunami

221
0

SahabatGuru–Bupati Pandeglang Irna Narulita turun langsung ikut mengevakuasi korban tsunami yang melanda daerah yang dipimpinnya. Bersama jajaran Forkopimda, Bupati Irna ikut melakukan evakuasi dan mengunjungi para korban hingga Minggu dini hari (23/12/2018) di Puskesmas Carita dan Labuan, Pandeglang.

Tampak ikut rombongan antara lain Kabiro Operasional Polda Banten Kombes A Roomtaat, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono, Dandim 0601 Letkol (Inf) Fitriana Nur Heru Wibowo, Asda Pemerintahan Agus Priyadi Mustika, Kadis PUPR Girgi Juantoro, Kepala BPBD Asep Rahmat dan Direktur RSUD dr. Firman.

“Semoga Bapak dan Ibu diberi kesabaran dan ketabahan. Ini ujian bagi kita semua, mudah-mudahan ada hikmah yang dapat kita ambil dalam setiap kejadian,” ujar Bupati Pandeglang Irna Narulita saat bertemu sejumlah korban tsunami, Minggu dini hari (23/12/2018).

Baca Juga :   Di Kebumen, Peserta Tidak Jenuh Mengikuti Pelatihan

Pada kesempatan tersebut Bupati Irna Narulita juga menghimbau agar masyarakat Pandeglang dipesisir selat Sunda untuk tetap tenang dan waspada serta menghindari daerah pesisir/bibir pantai. Dia minta masyarakat mendapatkan informasi tentang peristiwa bencana yang terjadi dari sumber resmi yang terpercaya.

Diungkapkan untuk melakukan evakuasi korban yang masih tertimbun, Bupati Irna Narulita, telah memerintahkan jajarannya mengoperasikan alat-alat berat. “Kami telah turunkan dan operasikan lima Loader dan Excavator yang juga dibantu oleh Pemprov Banten,” ujar Bupati Irna Narulita.

Berdasarkan siaran pers BPBD Pemerintah Kabupaten Pandeglang, kejadian tsunami terjadi pada sekitar pukul 21.30. Gelombang pasang setinggi sekitar tiga meter membuat kawasan pantai Pandeglang mengalami kerusakan yang tergolong parah.

Baca Juga :   Festival Kopi Lombok Utara, Kisah Kopi dengan Kualitas Terbaik

Hingga pukul 21.30 pada Minggu (23/12/2018), pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang mencatat ada 8 kecamatan yang terdampak tsunami yaitu Carita, Panimbang, Cigeulis, Sumur, Labuan, Cimanggu, Pagelaran dan Sukaresmi. Korban meninggal 167 orang, luka-luka 467 orang, hilang 222 orang, pengungsi 4.591 jiwa dan rumah rusak sebanyak 443. Sejumlah kantor Kecamatan, SD dsbnya dijadikan Posko pengungsi.(ris/dbs)