Beranda Berita Berduka, Tsunami Menerjang Pandeglang, Serang dan Lampung Selatan

Berduka, Tsunami Menerjang Pandeglang, Serang dan Lampung Selatan

261
0
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meminta kepada para pelajar Indonesia di Riyadh untuk menguasai teknologi informasi. Hal itu disampaikan Mendikbud saat melakukan kunjungan ke Sekolah Indonesia Riyadh (SIR) di Arab Saudi. (foto: Kemdikbud.go.id)

SahabatGuru–Innalillahi wa inna illaihi rojiun. Tsunami atau gelombang pasang air laut sekitar 1 meter menerjang kawasan pantai Pandeglang, Serang dan Lampung Selatan pada Sabtu malam (22/12/2018). Pada Minggu pagi (23/12/2018) pihak BNPB menyebutkan setidaknya 47 korban meninggal dan selebihnya mengalami luka.

Korban terbanyak terjadi di kawasan wisata pantai Tanjung Lesung, Pandeglang. Selain itu tsunami juga menerjang pantai Carita hingga Anyer serta Lampung Selatan. Tsunami yang terjadi pada sekitar pukul 21.30 malam itu datang tiba tiba dan nyaris tidak terdeteksi sebelumnya itu menerjang pantai yang malam itu masih banyak wisatawan.

Di kawasan Tanjung Lesung dikhabarkan rombongan karyawan PT PLN yang tengah melakukan gathering masih banyak yang belum diketemukan. Sebuah video yang beredar melalui media sosial memperlihatkan sebuah band yang sedang menghibur peserta gathering tiba-tiba diterjang gelombang laut.

Baca Juga :   Kasus Kekerasan Guru Marak, Ini Penyebabnya

Tsunami juga menerjang kegiatan sekelompok mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia yang sedang melakukan kegiatan di pantai Anyer. Pihak UI dan sejumlah orang tua mahasiswa dikhabarkan tengah menuju Anyer untuk menjemput dan melihat langsung kondisi di lapangan.

“Alhamdulillahi, tidak ada korban jiwa. Dilla dan teman-temannya sudah di evaluasi ke Cilegon,” ujar Ibu Dilla, salah satu mahasiswi yang ikut dalam kegiatan tersebut, Minggu (23/12/2018) di Bogor.

Sebelumnya sempat beredar informasi yang mengatakan tsunami di pantai Pandeglang, Serang dan Lampung Selatan itu hoax. Namun, pada Minggu (23/12/2018) sekitar pukul 02.00 pihak BMKG bersama Badan Geologi ESDM menggelar konferensi pers yang menyatakan telah terjadi tsunami akibat tremor (gempa vulkanik) anak gunung Krakatau yang terletak di selat Sunda.(ris)

Baca Juga :   Mendikbud Siapkan 2,1 Juta Gawai Untuk Pelajar