Beranda APKASI Hadapi Persaingan Global, APKASI-YPAN Genjot Kualitas SDM Daerah

Hadapi Persaingan Global, APKASI-YPAN Genjot Kualitas SDM Daerah

89
0

SahabatGuru–Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah menjadi perhatian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Melalui program ini para Bupati seluruh Indonesia ingin menyiapkan SDM di daerah mampu memenangkan dalam persaingan global (globalisasi).

“APKASI melihat, Sumber Daya Manusia harus mendapat perhatian dan bimbingan intensif. Sehingga setiap individu profesional dapat memiliki kemampuan yang baik dalam berbahasa Inggris, guna menguasai komunikasi di pasar bebas MEA,” ujar Hj Himmatul Hasanah, Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah di Malang, Kamis malam (20/12/2018).

Hj Himmatul Hasanah mengatakan hal itu dalam acara Adiresy Profesional English Training untuk Pemerintah Kabupaten Malang Jatim. Program ini merupakan kerjasama APKASI dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) Yogyakarta. Acara dihadiri oleh Wabup Drs H Sanusi MM Plh Sekda Nurman Ramdansyah SH,M.Hum serta para Kepala Dinas Pemkab Malang.

Baca Juga :   Genjot Kompetensi Guru, Pemkab OKU Minta Pelatihan Matematika

Diungkapkan oleh Hj Himmatul Hasanah, sebagai organisasi pemerintah kabupaten seluruh Indonesia, APKASI saat ini telah menjadi lembaga yang diperhitungkan oleh berbagai kalangan. Bukan hanya pemerintah dan DPR RI atau DPD RI saja, tapi juga dari akademisi, LSM, praktisi hukum dan masyarakat luas.

“Hal tersebut sesuai dengan tugas dan fungsi APKASI yaitu menjadi mitra strategis pemerintah maupun lembaga lain yang memiliki visi yang sama dengan APKASI dalam memperjuangkan kepentingan dan aspirasi daerah,” ujar dia.

Menurut dia, kegiatan hubungan kelembagaan yang dilakukan APKASI telah memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap program-program pembangunan nasional. Eksistensi APKASI setidaknya telah menjadi main resource bagi sejumlah lembaga dalam memahami perkembangan dan pembangunan daerah.

“Satu dari sekian permasalahan yang terus menjadi pekerjaan rumah pemerintah adalah pembangunan Sumber Daya manusia secara merata. Seperti kita ketahui, kualitas sumber daya manusia sangat fundamental dalam menjaga masa depan bangsa dan pondasi kuat ditengah sengitnya persaingan regional dan global,” papar Hj Himmatul Hasanah.

Baca Juga :   Kadisdik Boyolali: Masa Kini, Perlu Pembelajaran yang Inovatif dan Kreatif

Menurut dia, jika pengelolaan sumber daya manusia di daerah terus dibiarkan seperti saat ini dan tidak mendapat perhatian, sulit rasanya bisa bangkit dan bersaing dengan SDM-SDM dari negara-negara lain. Hal ini terus-menerus menjadi bahan kajian di APKASI bersama para Bupati seluruh Indonesia.

“Di era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) ini, Indonesia sendiri memiliki sumber daya manusia yang mendapatkan kesempatan sekaligus tantangan untuk dapat bertahan dan bersaing di era yang serba cepat. Sumber daya manusia menjadi kunci penting untuk memenangkan persaingan global,” papar dia.

Diungkapkan oleh Hj Himmatul Hasanah, tenaga profesional dalam negeri bersaing dengan tenaga kerja asing dan menimbulkan persaingan ekonomi yang ketat. Kondisi ini menyebabkan adanya urgensi terhadap kemampuan bahasa Inggris.

Baca Juga :   Sosialisasi APKASI-YPAN, Bupati Tanah Laut: Matematika dan Bahasa Inggris Sangat Penting

“Seperti kita ketahui bersama, Di Asia, tingkat kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia masih di bawah Malaysia dan India yang berada di level tinggi, lalu diikuti oleh Korea Selatan, Vietnam, Jepang dan Taiwan. Hal tersebut menunjukkan perlu adanya kesadaran dari masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kemampuan dalam berbahasa Inggris, yang disertai dukungan dari berbagai pelaku sektor pendidikan, baik dari sektor formal maupun informal,” ujar dia.

Padahal, menurut Hj Himmatul Hasanah, negara-negara lain di ASEAN melihat Indonesia sebagai pasar besar bagi pekerja mereka, mereka berusaha mempelajari bahasa Indonesia agar bisa bersaing dengan pekerja lokal.(ris)

Komentar