Beranda Berita CPNS Kemendikbud 2018, Absen Tes Wawancara Tidak Berarti Gugur

CPNS Kemendikbud 2018, Absen Tes Wawancara Tidak Berarti Gugur

482
0
Peserta tes CPNS tidak dinyatakan gugur meski tidak mengikuti tes wawancara. Tampak peserta tes CPNS di lingkungan Kemendikbud saat mengerjakan tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). (foto: kemdikbud.go.id)

SahabatGuru – Peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang tidak mengikuti tes wawancara tidak secara otomatis gugur. Hasil tes mereka tetap diproses. Seperti peserta lain, nilai mereka dari hasil Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dan tes sebelumnya, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan digabungkan. Namun karena absen saat wawancara, maka mereka mendapat nilai nol untuk tes itu.

“Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang tahun ini relatif berjalan lancar. Mereka yang tidak hadir tidak otomatis gugur. Hanya nanti akan terlihat dari nilai totalnya. Kalau tidak ikut wawancara, peserta diberi nilai nol. Nilainya kemudian digabungkan dengan nilai SKD dan SKB,” ujar Hanjar Basuki, Kepala Bagian Perencanaan dan Pemetaan Kompetensi Biro Sumber Daya Manusia Kemendikbud di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Baca Juga :   Guru Honorer Mengadu ke Wakil Rakyat, Ini Tuntutannya

Menurut dia, tercatat 1401 CPNS di lingkungan Kemendikbud telah mengikuti SKB, yang berlangsung selama tiga hari, 15 hingga 17 Desember 2018. Peserta yang lulus nantinya akan mengisi 637 formasi pekerjaan yang ada di Kemendikbud.

Seleksi Kompetensi Bidang terdiri atas Tes Berbasis Komputer atau Computer Based Test (CBT), Wawancara, dan Unjuk Kerja bagi jabatan tertentu pada SKB. Pada CBT, materi tes terdiri dari Literasi Bidang Pendidikan dan Kebudayaan (20 menit), Kemampuan Berbahasa Inggris (40 menit), Penalaran dan Pemecahan Masalah (60 menit), dan Dimensi Psikologi (60 menit).

Peserta SKB paling banyak tercatat ada di Provinsi DKI Jakarta, dengan jumlah 354 peserta. Hari pertama SKB (15/12) dikhususkan bagi peserta dari Jakarta. Tahap tes wawancara pun dilakukan secara langsung. Berbeda dengan peserta dari daerah yang melakukan wawancara secara daring (online).

Baca Juga :   Siswa di Daerah Terdampak Bencana Masih Belajar di Kelas Darurat

Hanjar Basuki menuturkan pelaksanaan SKB tahun ini berjalan relatif lancar. Tidak ada isu yang muncul terkait tes berbasis komputer. Meski demikian, dia mengakui tes pada hari kedua sempat mengalami kendala teknis.

Pusat pelaksanaan SKB tahun ini berada di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Kemendikbud, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Namun lokasi pelaksanaan tes selain di Pusdiklat juga tersebar di beberapa Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di Indonesia. Hal ini dilakukan agar memudahkan peserta SKB agar dapat melaksanakan tes di lokasi terdekat di provinsinya masing-masing.

Dengan terlaksananya SKB, berarti selesai sudah tahap penyeleksian CPNS Kemendikbud Tahun 2018. Selanjutnya, para CPNS Kemendikbud tinggal menunggu pengumuman akhir.

Baca Juga :   Dana Alokasi Khusus Pendidikan Untuk Palembang Capai Rp700 Miliar

“Selanjutnya dilakukan integrasi nilai antara SKD dan SKB oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara). Kemendikbud hanya menyerahkan skor, BKN yang menggabungkan dan mengeluarkan hasilnya,” jelas Hanjar yang memastikan hasil tes diumumkan sebelum akhir tahun ini.