Beranda Berita Siswa Sekarang, Pemimpin di Era Indonesia Emas 2045

Siswa Sekarang, Pemimpin di Era Indonesia Emas 2045

172
0
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berharap guru vokasi ditingkatkan kapasitasnya melalui pelatihan dari guru atau pelatih asing. (foto: kemdikbud.go.id)

SahabatGuru – Siswa sekolah saat ini. Namun mereka adalah generasi yang akan menjadi pemimpin di era Indonesia Emas 2045. Ya, saat ini, siswa yang sudah duduk di SMA/SMK akan menjadi tumpuan di masa mendatang atau tepatnya saat 100 tahun Kemerdekaan Indonesia.

Dan mulai saat ini saatduduk di bangku sekolah, mereka sudah harus membangun jaringan. Di hadapan siswa SMA/SMK, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengungkapkan siswa perlu memperkuat jaringan dalam menghadapi Era Indonesia Emas Tahun 2045.

“Nantinya pada tahun 2045, kalian akan berusia sekitar 45-46 tahun. Usia tersebut merupakan puncak kematangan seseorang. Artinya di era Indonesia Emas nanti, saat 100 tahun kemerdekaan Indonesia, Andalah yang memegang kendali dan memimpin Indonesia di semua bidang yang dikuasai sekarang. Saya berharap Anda yang berada di pucuk-pucuk dalam struktur sosial, politik, dan ekonomi di Indonesia, sesuai bidang masing-masing,” ujar Mendikbud saat memberikan sambutan pada acara Apresiasi Siswa SMA/SMK Berprestasi (ASB), Jakarta, akhir pekan lalu.

Baca Juga :   Wapres Minta PMP Tidak Perlu Dimasukkan Kurikulum

Mendikbud mengimbau kepada peserta ASB agar memanfaatkan forum ini untuk menjalin kerjasama, menjalin hubungan, saling mengenal, kalau bisa diabadikan menjadi sebuah persaudaraan.

“Menjadi sebuah pertemananyang abadi. Saling berkomunikasi antara satu sama lain. Itulah namanya jaringan, itulah namanya developing. Jadi developing yang benar, bukan yang dibangun dari jaringan dunia maya,” ujar Mendikbud.

Peserta ASB, dikatakan Mendikbud, berasal dari latar belakang dan daerah yang berbeda-beda. “Tapi satuyang harus Anda pahami, Anda adalah satu yaitu anak Indonesia,” tegas Muhadjir.

Bahkan, menurut Mendikbud,yang lebih hebat lagi semua peserta ASB adalah siswa-siswa berprestasi. Dari sekitar 10 juta siswa SMA dan SMK, yang diundang dalam acara tersebut hanya 300 orang, yaitu mereka yang memiliki keunggulan komparatif di antara seusianya.

Baca Juga :   Segera, Dirumuskannya Kebudayaan Indonesia

“Artinya, kalian semua yang menentukan masa depan Indonesia,” kata Mendikbud.

Mendikbud menuturkan saat masih menjadi aktivis mahasiswa, dirinya sudah membangun jaringan. Saat itu, Mendikbud selalu memanfaatkan berbagai forum yang diikutinya untuk membangun jaringan dan hubungan dengan mahasiswa dari berbagai daerah, mulai dari Papua sampai Aceh.

“Ketika saya di Jakarta, menjadi menteri, teman seangkatan saya banyak di sini, ada di beberapa pemerintahan dan semua itu mempelancar tugas saya sebagai menteri,” ungkap Mendikbud.

Jaringan dulu, menurut Mendikbud, tidak selengkap sekarang. Kalau sekarang diperkuat dengan media sosial, yang bisa mempercepat dan memperlancar hubungan yang dibangun.

“Jadi manfaatkan berbagai pertemuan untuk membangun hubungan. Saya percaya kalau generasi yang sekarang membentuk kelompok kuat untuk membangun masa depan, Indonesia tidak kehilangan peluang untuk menjadi negara besar dan maju,” kata Muhadjir.

Facebook Comments

Komentar