Beranda Berita Mendikbud Imbau Siswa Bangun Jaringan, Ini Alasannya

Mendikbud Imbau Siswa Bangun Jaringan, Ini Alasannya

213
0

SahabatGuru–Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mendikbud, Muhadjir Effendy, mengimbau para siswa SMA/SMK untuk memperkuat jaringan dalam menghadapi Era Indonesia Emas Tahun 2045. Sebab memiliki jaringan sangat penting saat meniti karir maupun membangun usaha.

“Nantinya pada tahun 2045, kalian akan berusia sekitar 45-46 tahun. Usia tersebut merupakan puncak kematangan seseorang. Saya berharap kamu yang berada di pucuk-pucuk struktur, dalam struktur sosial, politik, dan ekonomi di Indonesia, sesuai dengan bidang kamu masing-masing,” ujar Mendikbud Muhadjir Effendy.

Mendikbud mengatakan hal itu saat memberikan sambutan pada acara Apresiasi Siswa SMA/SMK Berprestasi (ASB), di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (14/12/2018). Ada sekitar 300 siswa SMK dari berbagai daerah yang mendapat penghargaan pada acara malam itu.

Baca Juga :   Sistem UNBK Akan Digunakan untuk Ujian Seleksi CPNS

Mendikbud menyampaikan pengalamannya sebagai mantan aktivis mahasiswa yang sering bertemu dan membangun hubungan dengan mahasiswa dari berbagai daerah, mulai dari Papua sampai Aceh. “Ketika saya di Jakarta, menjadi menteri, teman seangkatan saya banyak di sini, ada di beberapa pemerintahan dan semua itu mempelancar tugas saya sebagai menteri,” ungkap Mendikbud.

Mendikbud mengatakan di era Indonesia Emas nanti, saat 100 tahun kemerdekaan Indonesia, para penerima penghargaan, yang memegang kendali dan memimpin Indonesia di semua bidang yang dikuasai sekarang. Mendikbud mengimbau kepada peserta ASB agar memanfaatkan forum ini untuk menjalin kerjasama, menjalin hubungan, saling mengenal, kalau bisa diabadikan menjadi sebuah persaudaraan.

“Menjadi sebuah pertemanan yang abadi. Saling berkomunikasi antara satu sama lain. Itulah namanya jaringan, itulah namanya developing, jadi developing yang benar, bukan yang dibangun dari jaringan dunia maya”, ujar Mendikbud.

Baca Juga :   Tingkatkan Kompetensi Siswa Sains dan Teknologi, Kemendikbud Gandeng Perusahaan Kalkulator

Peserta ASB, dikatakan Mendikbud, berasal dari latar belakang dan daerah yang berbeda-beda. “Tapi satu yang harus Anda pahami, Anda adalah satu yaitu anak Indonesia”, tegas Muhadjir Effendy.

Bahkan, menurut Mendikbud, yang lebih hebat lagi semua peserta ASB adalah siswa-siswa berprestasi. Dari sekitar 10 juta siswa SMA dan SMK, yang diundang dalam acara ini hanya 300 orang, yaitu hanya siswa-siswa yang memiliki keunggulan komparatif diantara seusianya. “Artinya, kamu semua yang menentukan masa depan Indonesia”, kata Mendikbud.(ris/dbs)