Beranda APKASI Gandeng APKASI, Begini Cara Pemkab Ogan Ilir Tingkatan Mutu Guru

Gandeng APKASI, Begini Cara Pemkab Ogan Ilir Tingkatan Mutu Guru

38
0

SahabatGuru–Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir memberikan perhatian penting kepada kompetensi guru. Pasalnya, seperti diungkapkan oleh Dr Arianto MPd, Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Ogan Ilir, Sumatera Selatan, guru merupakan tiang utama atau penting pendidikan.

“Pendidikan itu tiang utamanya adalah guru,” ujar Dr Arianto MPd, saat mewakili Bupati Ogan Ilir pada acara Audiensi dan Sosialisasi Peningkatan Mutu Guru Daerah oleh APKASI di Indralaya, Jumat (14/12/2018).

Hadir pada acara tersebut sejumlah Kepala Dinas Pemkab OKI, para Kepala Sekolah, unsur perwakilan PGRI, PGTKI dan unsur pendidikan lainnya dari Kabupaten OKI. Sedang dari APKASI hadir Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah, MP.

Dr Arianto MPd, mengungkapkan guna meningkatkan mutu atau kualitas dan kompetensi guru, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir mengalokasikan sebesar 20% anggaran sertifikasi guru. Dana yang tidak kecil ini digunakan studi banding para guru, penelitian maupun melanjutkan sekolah untuk para guru.

Baca Juga :   Genjot Mutu Pendidikan, Pemkab Hulu Sungai Utara Siap Kerjasama dengan APKASI-YPAN

“Agar tepat sasaran maka setiap tiga bulan dilakukan kontrol pengguna dana tersebut,” papar Dr Arianto MPd.

Menurut Dr Arianto MPd, guru adalah profesi mulia. Bahkan di Finlandia gaji guru paling tinggi. Lebih tinggi dibanding dokter. Karena negara tersebut menyadari bahwa maju-mundurnya dunia pendidikan, yang juga menjadi penentuan kemajuan bangsa, ditentukan oleh kualitas para guru.

Menyadari hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir juga berupaya terus meningkat kualitas dan kompetensi para guru. Salah satunya melakukan kerja sama pelatihan dengan pihak Singapura. Kerjasama internasional ini juga masih terus dikembangkan dalam waktu ke depan.

Pada pertemuan tersebut Staf Ahli APKASI mensosialisasikan hasil pertemuan APKASI Ministrial Forum dengan Menteri Pendidikan & Kebudayaan dan Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) tentang problematika guru dan Tenaga Pendidikan yang berlangsung pada  7/12/2017 di Jakarta. Selain juga menjelaskan lebih rinci tentang  program peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Baca Juga :   Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Inilah Gerakan Muara Enim Cerdas

“Kualitas pendidikan Indonesia masih tergolong rendah. Kita menempati urutan 162 dan dari 192 negara. Untuk matematika peringkat 72 dari 82 negara. Memang secara personal anak kita sering menjuarai Olimpiade Internasional tetapi ketika di hitung kolektif secara nasional hasilnya seperti itu,” papar Himmah.

Diungkapkan peningkatan kompetensi guru, sangat berguna bagi pemerintah daerah. “Peningkatan kompetensi guru sangat berguna bagi daerah. Sebab, jika mutu dan kompensasi guru semakin meningkat maka juga akan meningkatkan mutu pendidikan daerah setempat,” papar Himmah.

Dia menambahkan sebagai mitra pemerintah kabupaten seluruh Indonesia APKASI memiliki misi strategis bagi daerah. Misi ini dituangkan ke dalam tugas pokok dan fungsi APKASI yang bermuara pada terciptanya pemerataan yang nyata, pembangunan berkelanjutan dan terciptanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga :   Sosialisasi APKASI-YPAN, Bupati Hulu Sungai Tengah : Guru, Kunci Kualitas Pendidikan

“Peran guru sangat penting dalam pendidikan dan harus menjadi sosok yang mencerahkan, yang membuka alam dan pikiran serta jiwa, memupuk nilai-nilai kasih sayang,  keteladanan,  prilaku, moralitas, kebhinekaan. Inilah sejatinya pendidikan berkarakter yang menjadi inti dari pendidikan yang sesungguhnya,” papar Himmah.(ris)

Komentar