Beranda APKASI Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Inilah Gerakan Muara Enim Cerdas

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Inilah Gerakan Muara Enim Cerdas

389
0

SahabatGuru–Komitmen Pemerintah Kabupaten Muara Enim untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan patut diapresiasi. Untuk menerobos berbagai persoalan dan tantangan pelaksanaan pendidikan, Pemerintah Kabupaten ini meluncurkan Gerakan Muara Enim Cerdas.

“Gerakan Muara Enim Cerdas adalah gerakan rekruitment guru-guru muda dan cerdas,” ujar Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah SH. 

Juarsah mengungkapkan hal itu usai mengadakan Audiensi dan Sosialisasi Peningkatan Mutu Guru Daerah dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Kamis (13/12/2018). Hadir pada kegiatan tersebut selain Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah SH adalah Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Muara Enim Drs Zubaidi, para Kepala Dinas, Kepala Sekolah serta elemen dunia pendidikan di Kabupaten Muara Enim dan Staf Ahli APKASI Bidang Pendidikan Peningkatan Mutu Guru Daerah Hj Himmatul Hasanah, MP. 

Baca Juga :   Sambut Sosialisasi APKASI-YPAN, Wabup OKU Selatan : Peningkatan Pendidikan Sejahterakan Masyarakat

Wabup Muara Enim Juarsah menjelaskan bahwa Gerakan Muara Enim Cerdas bertujuan untuk mengatasi masalah kekurangan guru akibat adanya guru yang pensiun dan moratorium guru. Sebab kekurangan guru jika dibiarkan bisa mengganggu proses belajar mengajar.

“Saat ini ada kekurangan guru sebanyak 4431. Kekurangan inilah diatasi dengan diangkat guru honorer dengan dana BOS dan tambahan insentif daerah,” papar Juarsah. 

Pada pertemuan tersebut Staf Ahli APKASI mensosialisasikan hasil pertemuan APKASI Ministrial Forum dengan Menteri Pendidikan & Kebudayaan dan Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) tentang problematika guru dan Tenaga Pendidikan yang berlangsung pada  7/12/2017 di Jakarta. Selain juga menjelaskan lebih rinci tentang  program peningkatan mutu pendidikan di daerah.

Baca Juga :   APKASI-Pemkab OKU Setujui Tingkatkan Mutu Pendidikan

“Kualitas pendidikan Indonesia masih tergolong rendah. Kita menempati urutan 162 dan dari 192 negara. Untuk matematika peringkat 72 dari 82 negara. Memang secara personal anak kita sering menjuarai Olimpiade Internasional tetapi ketika di hitung kolektif secara nasional hasilnya seperti itu,” papar Himmah.

Diungkapkan peningkatan kompetensi guru, sangat berguna bagi pemerintah daerah. “Peningkatan kompetensi guru sangat berguna bagi daerah. Sebab, jika mutu dan kompensasi guru semakin meningkat maka juga akan meningkatkan mutu pendidikan daerah setempat,” papar Himmah.

Untuk itu pihaknya akan segera menindaklanjuti permintaan pelaksanaan pelatihan matematika untuk para guru-guru SD se Kabupaten OKU. Diungkapkan oleh Himmah, bahwa program pendidikan di bidang peningkatan mutu guru yang dilaksanakan oleh APKASI ini telah melatih lebih dari 80.000 tenaga pendidik di 100  kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Baca Juga :   Kadisdik Boyolali: Masa Kini, Perlu Pembelajaran yang Inovatif dan Kreatif

Dia menambahkan sebagai mitra pemerintah kabupaten seluruh Indonesia APKASI memiliki misi strategis bagi daerah. Misi ini dituangkan ke dalam tugas pokok dan fungsi APKASI yang bermuara pada terciptanya pemerataan yang nyata, pembangunan berkelanjutan dan terciptanya kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Peran guru sangat penting dalam pendidikan dan harus menjadi sosok yang mencerahkan, yang membuka alam dan pikiran serta jiwa, memupuk nilai-nilai kasih sayang,  keteladanan,  prilaku, moralitas, kebhinekaan. Inilah sejatinya pendidikan berkarakter yang menjadi inti dari pendidikan yang sesungguhnya,” papar Himmah.(ris)

Facebook Comments

Komentar