Beranda Berita Tak Murni, Manusia Indonesia Campuran Beragam Genetika

Tak Murni, Manusia Indonesia Campuran Beragam Genetika

356
0

SahabatGuru–Prof Herawati Sudoyo, PhD, peneliti Lembaga Biologi Molekuler Eijkman mengungkapkan tak ada gen murni dalam manusia Indonesia. Asal usul manusia Indonesia datang dari Afrika yang kawin mawin menghasilkan genetika campuran yang berlangsung sekitar 60 ribu tahun yang lalu.

“Tak ada gen murni. Manusia Indonesia adalah campuran beragam genetika yang semuanya pada dasarnya berasal dari Afrika,” papar Herawati saat menjadi pembicara dalam Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 di kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis petang (6/12/2018).

Saat menyampaikan paparan berjudul ‘Asal Usul Genetik Manusia Indonesia, Herawati Sudoyo mengungkapkan genetik campuran manusia Indonesia itu bersifat gradien atau tidak merata. Lebih jauh dijelaskan bahwa berdasarkan hasil penelitian tidak ada yang mutlak dominan dalam pembauran genetika manusia Indonesia.

Baca Juga :   Kabupaten Lombok Barat Selenggarakan English Camp Pada April 2020

“Campuran genetika itu sifatnya gradien. Jadi tidak rata semua di seluruh negeri ini. Tapi dari barat ke timur ada penurunan pengaruh Austronesia. Itu asalnya dari China daratan, dia turun pada waktu masih ada Paparan Sunda, jadi Sumatera, Jawa, Kalimantan dengan Semenanjung Malaya masih jadi satu,” ujar dia.

Herawati Sudoyo mengungkapkan pola pembauran genetik yang ditemukan dalam populasi Asia (termasuk genetik manusia Indonesia) ada enam kelompok yang mempengaruhi. Keenam kelompok itu adalah Austronesia, Melanesia, Hmong-Mien, Indo-Eropa, Dravidan dan Austro-Asiatic.

Nenek moyang manusia Indonesia, menurut Herawati, melakukan migrasi dari Afrika ke Asia melalui pantai selatan dan selanjutnya turun masuk ke Nusantara, membawa genetiknya, kawin mawin sehingga menurunkan genetikanya. Kawasan barat Indonesia, bauran genetikanya didominasi Austronesia. Sedang kawasan timur lebih banyak faktor genetik Melanesia.

Baca Juga :   Pemerintah Alokasikan Rp4,47 Triliun Untuk BOP PAUD

Menurut Herawati penelitian genetik dilakukan terhadap DNA ribuan orang Indonesia yang tinggal di berbagai pulau dan komunitas di Nusantara. Selain itu penelitian ini juga bekerja sama dengan lembaga internasional dengan analisis big data. Hasilnya sudah di muat dalam jurnal ilmiah internasional serta dipaparkan dalam berbagai pertemuan kelas dunia.

Seorang guru sejarah SMA yang hadir dalam acara tersebut mengusulkan agar materi tentang asal usul genetika manusia Indonesia ini menjadi bahan pelajaran di sekolah. Sedang seorang antropolog yang menanggapi paparan Herawati mengungkapkan temuan tersebut ada kaitannya dengan temuan ilmiah dalam bidang antropologi maupun arkeologi.(ris)