Beranda Berita Berikan Apresiasi SMK, Kemendikbud Gandeng PT. Astra Internasional

Berikan Apresiasi SMK, Kemendikbud Gandeng PT. Astra Internasional

396
0
Staf Ahli Mendikbud Bidang Inovasi dan Daya Saing, Ananto Kusuma Seta, saat menyerahkan penghargaan kepada enam SMK terpilih dalam Apresiasi SMK Link and Match Industri Unggulan dan Kompeten di Jakarta, Kamis (6/12/2018). (foto: kemdikbud)

SahabatGuru – Sekolah-sekolah kejuruan yang berhasil menjalankan program SMK link and match bekerjasama dengan industri nasional meraih penghargaan. Pemberian penghargaan oleh pemerintah, dalam hal ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan kejuruan.

Kemendikbud sendirin menggandeng pihak swasta, PT. Astra Internasional, Tbk dalam pemberian anugerah kepada sekolah-sekolah kejuruan. Kegiatan itu sendiri diikuti 178 program/jurusan dari 135 SMK yang kemudian terpilih enam finalis terbaik.

“Ini membuktikan SMK kita mampu menunjukkan prestasi yang luar biasa dan lebih penting lagi, sekarang ini, eranya dunia usaha. Dunia industri sudah tidak ragu lagi untuk masuk membantu SMK kita,” ujar Staf Ahli Mendikbud Bidang Inovasi dan Daya Saing, Ananto Kusuma Seta, pada acara Apresiasi SMK Link and Match Industri Unggulan dan Kompeten di Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Baca Juga :   Sambutan Ketua Umum PB PGRI Pada Hari PGRI dan HGN

SMK yang terpilih menjadi finalis adalah SMK Mitra Industri MM2100 (binaan PT Astra Honda Motor), SMK Muhammadiyah Kajen (binaan PT Astra Daihatsu Motor), SMK Tunas Harapan Pati (binaan PT TMMIN dan Yayasan Toyota Astra), SMKN 1 Kawali (binaan PT Skyline Semesta), SMKN 26 Jakarta (binaan PT PLN (Persero)), dan SMKN 1 Grati (binaan PT Super Unggas Jaya). Pemberian penghargaan terbagi dua kategori, Otomotif dan Umum.

Untuk kategori Otomotif, SMK Tunas Harapan Pati jurusan Teknik Kendaraan Otomotif, tampil sebagai pemenang. Sedangkan Kategori Umum, dimenangkan oleh SMKN 1 Grati jurusan Agribisnis Ternak Unggas.

Semua finalis mendapat hadiah bantuan pemerintah berupa pengembangan SMK Berbasis Industri dan Keunggulan Wilayah, masing-masing senilai Rp150 juta. Selain itu, PT. Astra selaku mitra pemerintah memberikan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp90 juta untuk keenam pemenang.

Baca Juga :   Penting, SMK harus Berbasis Wirausaha

Berbarengan dengan ajang apresiasi, Kemendikbud juga menggelar seminar pendidikan untuk insan pendidikan SMK se-Indonesia. Seminar bertemakan Sinergi Multistakeholder untuk Memajukan SMK di Indonesia. Seminar ini bertujuan untuk memberikan inspirasi bagi peserta yang hadir.

“Kami berharap tahun depan lebih banyak lagi juara-juaranya,” pesan Ananto yang juga menyampaikan apresiasi kepada PT. Astra International beserta anak usahanya. Menurut dia, PT Astra International telah memberikan atensi, dan menjadikan pengembangan SMK sebagai langkah strategis perusahaan dalam membangun SDM yang berkualitas.

“Kami ucapkan terima kasih kepada dunia usaha dan dunia industri yang telah berkomitmen membantu SMK kita, dan juga kepada ibu dan bapak guru SMK. Semoga hari ini menjadi bagian dari sejarah kita mendorong kemajuan SMK,” kata Ananto.

PT Astra International sendiri sudah sejak lama berkomitmen membantu pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan SMK di Indonesia. Mereka juga mendukung Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK Dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Sumber Daya Manusia Indonesia

Baca Juga :   Hanya Membantu, Mendikbud : Kerja Sama TNI di Daerah 3T Bukan Mengganti Guru

“Program CSR Astra di bidang pembinaan SMK dilakukan dalam rangka membantu pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan SMK di Indonesia,” kata Diah Febrianti, Deputy Head of Environment and Social Responsibility Division, PT Astra International Tbk.

Dikatakannya, “Astra telah membina 1.329 SMK di Indonesia dalam skema program SMK Link and Match dengan Industri. Beberapa di antaranya telah meraih berbagai prestasi, salah satunya dalam kompetisi LKS Nasional dan World Skill di tingkat dunia. Pada tahun ini, Astra bersinergi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengembangankan instrumen platform program pembinaan SMK Link and Match dengan Industri.”