Beranda Berita Disalurkan, Tunjangan Khusus Guru Korban Gempa NTB

Disalurkan, Tunjangan Khusus Guru Korban Gempa NTB

322
0
Mendikbud Muhadjir Effendy saat mengunjungi Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengalami bencana gempa. Mendikbud menyalurkan bantuan untuk pemulihan pendidikan di daerah terdampak bencana. (foto: Kemdikbud)

SahabatGuru – Pemulihan pendidikan pascabencana di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus dilakukan. Pemulihan pendidikan dilakukan dengan memberikan bantuan, termasuk tunjangan khusus kepada guru.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp101 miliar untuk memulihkan kondisi pendidikan pascagempa di NTB. Bantuan itu tidak hanya untuk tunjangan khusus kepada guru tetapi juga penyediaan ruang kelas darurat, perbaikan satuan pendidikan, dan penyediaan perlengkapan belajar mengajar.

“Pemerintah tidak melupakan Nusa Tenggara Barat, khususnya masyarakat Sumbawa dan Sumbawa Barat,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy saat bertemu dengan para kepala sekolah, guru, komite sekolah, dan para tokoh masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Jumat (12/10/2018).

Baca Juga :   Pameran di RNPK Diikuti Pelaku Usaha Mitra Pendidikan

Mendikbud mengapresiasi pemerintah daerah dan masyarakat yang bahu-membahu dalam upaya mengembalikan kegiatan belajar mengajar di sekolah di NTB. Mereka bergotong-royong sehingga kegiatan belajar mengajar bisa kembali dilaksanakan.

Terkait dengan tunjangan khusus guru diberikan kepada semua tenaga pengajar yang terdampak gempa di wilayah Kabupaten Suymbawa dan Sumbawa Barat, baik yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun non-PNS dari berbagai jenjang.

Untuk guru PNS menerima bantuan Rp1,5 juta/bulan. Sedangkan guru non-PNS mendapatkan bantuan sejumlah Rp2 juta/bulan. Total tunjangan khusus yang diberikan untuk guru terdampak gempa di wilayah kabupaten Sumbawa Barat mencapai Rp5,4 miliar.

Sebelumnya, Mendikbud juga memberikan bantuan tunjangan khusus kepada guru terdampak di wilayah Kabupaten Sumbawa dengan nilai bantuan sejumlah Rp5,8 miliar. Total bantuan tunjangan khusus dari Kemendikbud untuk wilayah Sumbawa dan Sumbawa Barat senilai Rp11,2 miliar untuk 2.162 guru dan kepala sekolah.

Baca Juga :   Guru di Banjar Harus Tingkatkan Mutu

“Ini sebagai bentuk perlindungan kepada guru. Ibu dan bapak guru harus segera bangkit. Segera kembali ke sekolah dan mengejar ketertinggalan pelajaran. Ibu dan bapak guru harus membimbing anak-anaknya kembali belajar,” ujar Mendikbud.

Mendikbud juga menyerahkan bantuan penyediaan sarana pembelajaran darurat untuk 45 sekolah di KSB senilai Rp121 juta. Bantuan juga diberikan untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berupa papan tulis, alat permainan edukatif (APE), dan paket buku-buku bacaan untuk anak.