Beranda Berita Kemendikbud Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Program PINTAR

Kemendikbud Gandeng Tanoto Foundation Kembangkan Program PINTAR

223
0

SahabatGuru – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus berupaya mengembangkan inovasi pembelajaran pendidikan dasar. Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng Tanoto Foundation. Kerjasama itu untuk melaksanakan program Pengembangan Inovasi Kualitas Pembelajaran (PINTAR). Melalui kerjasama yang diluncurkan pada Jumat (28/9/2018) lalu, kualitas pendidikan diharapkan bisa ditingkatkan.

“Pemerintah perlu bersinergi dengan berbagai pihak untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan. Terima kasih untuk Tanoto Foundation yang berkomitmen membantu memajukan pendidikan di Indonesia,” jelas Direktur Jenderal Pendidikan Dasar, Hamid Muhammad usai meluncurkan program bersama anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation, Belinda Tanoto

Dilanjutkannya, “Saya percaya, program PINTAR akan membantu mengembangkan kualitas guru, kepala sekolah, juga para calon guru. Tentu saja, ini berdampak pada peningkatan hasil belajar siswa.”

Menurut Hamid pengembangan pendidikan ditentukan oleh akses pendidikan dan kualitas pendidikan. “Jadi ini menjadi perhatian dan kami mohon kepada pemimpin daerah untuk memastikan betul fasilitas belajar memenuhi standar yang kita harapkan. Pilihlah guru yang berkualitas, punya dedikasi, dan semangat mengajar,” tutur Hamid.

Baca Juga :   Peringati Hari Guru Sedunia, Kemendikbud Gelar Lokakarya

Kemitraan dengan Tanoto Foundation sangat membantu pemerintah memajukan pendidikan di Indonesia. Dijelaskannya program PINTAR menekankan pada pembangunan praktik-praktik baik pembelajaran, manajemen dan kepemimpinan sekolah, mendukung pemerintah menyebarluaskan praktik-praktik baik, dan mendukung Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dalam pendidikan calon guru.

Pada kesempatan ini, Belinda Tanoto menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah yang memberikan kesempatan kepada Tanoto Foundation untuk membantu dalam pengembangan pendidikan di Indonesia.

“PINTAR dirancang untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui program penguatan kapasitas pengelolaan dan kepemimpinan sekolah, peningkatan kualitas guru, serta partisipasi orang tua dan masyarakat,” jelas Belinda.

“Kami di Tanoto Foundation percaya bahwa pendidikan berkualitas akan mempercepat munculnya kesetaraan dalam pendidikan. Keyakinan kami turut diperkuat dengan hasil penelitian Mc Kinsey tahun 2017 bahwa program peningkatan kualitas guru dan kepemimpinan sekolah berdampak besar bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia,” dia melanjutkan.

Baca Juga :   Upaya Meningkatkan Kemampuan dan Membangun Dedikasi Guru

Menurut Belinda Tanoto Foundation berkomitmen mengembangkan lingkungan pembelajaran yang berkualitas, mendukung pengembangan pemimpin masa depan, serta mendukung penelitian kesehatan. Program PINTAR merupakan salah satu komponen dari komitmen Tanoto Foundation dalam mengembangkan lingkungan pembelajaran yang berkualitas.

Tanoto Foundation telah menjalankan program peningkatan kualitas pendidikan, atau Pelita Pendidikan, sejak 2010. Program ini bermitra dengan lebih dari 500 sekolah yang menjangkau 43.000 siswa, serta meningkatkan kapasitas dan kompetensi lebih dari 5.000 guru di tiga provinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau, dan Jambi.

“PINTAR adalah kelanjutan dan pengembangan program Pelita Pendidikan yang juga dirancang untuk menjawab tantangan sistem pendidikan di Indonesia yang kompleks. Indonesia sendiri menempati posisi keempat sebagai negara dengan sistem pendidikan terbesar, setelah China, India, dan Amerika Serikat. Lebih dari 250.000 sekolah tersebar di seluruh Nusantara, serta lebih dari 2,6 juta guru dan 50 juta murid. Program PINTAR diharapkan memberi dampak yang lebih dalam dan menjangkau wilayah Indonesia lebih luas,” ungkap Belinda Tanoto.

Baca Juga :   Jam Masuk Sekolah

Mulai 2018, program PINTAR diperluas ke 14 kabupaten dan kota dan 10 LPTK di lima provinsi, yaitu Sumatera Utara, Riau, Jambi, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan akan berkembang ke-30 daerah dan bermitra dengan 810 sekolah pada 2019.

Bekerja sama dengan pemerintah, yaitu Kemendikbud, Kementerian Agama, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten dan kota, program PINTAR ditargetkan menjangkau 12.000 sekolah di Indonesia pada 2022.